Ajax yakin Bisa Kalahkan Juventus

Ajax yakin Bisa Kalahkan Juventus

Sang CEO, Edwin van der Sar, menegaskan bahwa timnya mampu meraih kemenangan meskipun diisi oleh banyak pemain muda. Kepercayaan tinggi sedang menyelimuti Ajax Amsterdam jelang laga leg pertama perempat final Liga Champions kontra Juventus.

Ajax yakin Bisa Kalahkan Juventus

Ajax mencapai babak perempat final dengan cara yang tak biasa. Mereka berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-1 pada leg kedua yang berlangsung di Santiago Bernabeu awal bulan Maret ini. Padahal pada pertemuan pertama, mereka tumbang 1-2.

Hasil undian menunjukkan bahwa skuat asuhan Erik ten Hag tersebut harus berhadapan dengan tim kuat Eropa lainnya, Juventus. Mereka kembali jadi tim kuda hitam pada pertandingan kali ini, namun dengan diselimuti oleh kepercayaan diri tinggi.

Kepercayaan dari Van Der Sar

Kepercayaan diri itu terlontar dari mulut sang CEO, Edwin van der Sar, yang juga pernah membela Juventus di masa mudanya dulu. Pria berumur 48 tahun tersebut sangat yakin timnya mampu meraih kemenangan walau skuatnya didominasi para penggawa muda.

“Tim sedang percaya diri. Mereka mampu mengalahkan Juve. Kami punya tim muda dengan tambahan pengalaman, sebagai contoh dengan Tadic dan memasukkan Blind dari Manchester United,” jelas Van der Sar kepada Sport Mediaset.

“Kami masih berada di Liga Champions dan bisa menumbangkan Juventus, setelah mengalahkan Real Madrid dan bermain dalam laga seperti melawan Bayern, yang telah memberikan kami kepercayaan diri besar,” lanjutnya.

Mengharapkan Kehadiran Ronaldo

Kata-kata Van der Sar mungkin ada benarnya, sebab presentase kemungkinan mereka meraih kemenangan sedang bertambah lantaran Cristiano Ronaldo cedera di partai internasional. Namun Van der Sar meyakini peraih lima Ballon d’Or tersebut akan segera pulih.

“Saya mengenal Cristiano dengan baik, saya bermain dengannya selama empat tahun. Saya tahu persis betapa cepat badannya pulih dan betapa kuatnya dia secara mental,” tambahnya.

“Dia akan melakukan segalanya untuk bisa berada di sana, sebab dia ingin menang dan lolos, sama seperti yang diinginkan Ajax,” Tutupnya.

Seperti yang diketahui, Van der Sar dan Ronaldo pernah membela Manchester United. Namun kebersamaan tersebut hanya bertahan selama empat musim setelah pria asal Portugal itu memutuskan untuk hengkang ke Real Madrid di tahun 2009 silam.

Baca Juga : Juventus Fix Perpanjang Kontrak Moise Kean