Pujian Setinggi Langit dari Allegri untuk Moise Kean

Pujian Setinggi Langit dari Allegri untuk Moise Kean

Dua gol yang disarangkan penggawa muda Juventus, Moise Kean, membuat Massimiliano Allegri selaku pelatih merasa terkesan. Tapi, ia merasa pemain berumur 18 tahun itu masih punya banyak PR untuk dikerjakan agar bisa lebih baik lagi.

Pujian Setinggi Langit dari Allegri untuk Moise Kean

Allegri melakukan rotasi saat menghadapi Udinese dalam laga lanjutan Serie A hari Sabtu (9/3) tadi. Hal itu diyakini sebagai bentuk persiapan Bianconeri melakoni pertandingan leg kedua kontra Atletico Madrid yang jauh lebih penting.

Dari starting line up yang diturunkan oleh pelatih asal Italia itu, hanya Blaise Matuidi dan Wojciech Szczesny yang kerap dimainkan secara reguler. Dengan demikian, sembilan pemain lainnya merupakan sosok yang kerap mengisi bangku cadangan. Moise Kean salah satunya.

Pujian Allegri

Kean mengambil sorotan sinar di Juventus Stadium pada laga tersebut. Ia berhasil mengantongi dua gol sekaligus dan membuat Bianconeri menang dengan skor telak 4-1. Berkat hasil itu, gelar Scudetto pun semakin dekat dengan mereka.

Jelas, Allegri tak bisa menyembunyikan perasaan senangnya atas pemain didikan tim muda Juventus tersebut. Namun ia masih memiliki beberapa catatan agar ia bisa berkembang lebih baik lagi.

“Kean sangat bagus saat berlari di depan gawang serta penyelesaian akhir, tapi dia harus memperbaiki pergerakan serta pilihannya. Tapi itu tak bisa dihindari untuk seorang anak muda yang lahir di tahun 2000,” tutur Allegri kepada Sky Sport Italia.

Kantongi Beberapa Opsi

Rotasi yang dilakukan Allegri rupanya membuahkan hasil, terlebih untuk laga kontra Atletico Madrid mendatang. Mantan pelatih AC Milan tersebut berkata bahwa dirinya telah mengantongi beberapa opsi untuk pertandignan tersebut.

“Saya punya beberapa opsi, mari lihat apa yang terjadi nanti. Laga itu [melawan Atletico] bisa berjalan hingga 120 menit, jadi kami harus mengantongi beberapa opsi dan melihatnya dalam pandangan yang lebih besar,” tandasnya.

Pertandingan leg kedua itu sendiri menentukan nasib Juventus di ajang Liga Champions musim ini. Jika mereka gagal mencetak lebih dari dua gol, maka sang juara bertahan Serie A itu akan menyusul Real Madrid beserta klub-klub lainnya yang telah tersingkir lebih dulu.

Baca Juga : Giggs Dukung Solskjaer untuk Bertahan